Alexa

Link Teman

Daftar isi

recent post berjalan

Buku Tamu


ShoutMix chat widget

Fasilitas Pengunjung

JAM

Rabu, 11 Januari 2012

Cara menginstal komputer










Cara Membuat Twitter | Panduan Membuat Twiter

Cara Membuat Twitter | Panduan Membuat Twiter

Copas kali ini memberikan cara membuat twitter atau panduan membuat twiter anda dengan cara yang lengkap dan sangat mudah untuk di lakukan, tuwitter sekarang ini sangat buming sekali dan hingga banyak sekali ingin membuat twitter pribadi, memang twitter hampir sama dengan facebook.com karena mereka juga memberikan jasa untuk bisa mencari teman dan juga mencari berita yang lagi buming. Hingga kini twitter juga di manfaatkan oleh beberapa artis indonesia untuk bisa mempopulerkan nama mereka di twitter.com tersebut.

Dan untuk anda yang memang ingin membuat akun twitter anda bisa melihat di bawah ini langka-langka yang akan di gunakan untuk membuat akun twiter.

1. Anda bisa masuk di situs www.twitter.com setelah itu anda akan melihat tampilan gambar serti berikut ini :



2. Lalu langka selanjutnya anda bisa mengklik Sign Up Now, dan akan tampil gambar seperti di bawah ini :



3. Lalu isikan Full name nama anda setelah itu

4. Isikan Username, yang sesuai dengan anda, tapi jangan sampai anda lupa untuk username anda sendiri.

5. Isikan paswoord yang menurut anda suka.

6. Lalu anda isikan email yang sudah terdaftar di google atau yahoo.

7. Lalu untuk tahap akhir anda harus mengisi verifikasi yang sama dengan gambar. Lalu anda bisa mengakhiri dengan mengeklik Create My Account.

8. Kalau sekua sudah anda lakukan dengan benar twitter akan memberikan verifikasi melewati email anda.

9. Dan anda bisa membuka email anda yang anda daftarkan di twiter tadi, lalu anda bisa mengeklik verifikasi twitter.

Bagaimana mudah buka membuat akun twitter.com

CaraMembuatFacebook.Com

CaraMembuatFacebook.Com

Tutorial Singkat Cara Membuat Facebook Dengan Cepat Dan Mudah!


Sebuah Tutorial Singkat dan Praktis Belajar Cara Membuat Facebook dengan Cepat hanya hitungan Menit saja dan Sangat Mudah!

Anda akan mendapatkan tutorial dan panduan gratis untuk belajar cara membuat facebook dengan hitungan menit saja melalui website CaraMembuatFacebook.com


Untuk Membuat Facebook langkah awal yang harus dilakukan adalah membuat e-mail dan panduannya sudah dijelaskan di cara membuat email. Setelah mempunyai email yang harus dilakukan adalah registrasi terlebih dahulu. Ikuti langkah-langkah proses pendaftaran facebook berikut ini:

1. Kunjungi situs http://facebook.com

2.  Bahasa dapat diubah ke bahasa indonesia jika anda ingin

3.  Isi Formulir pendaftaran dengan lengkap lalu klik mendaftar


fb

4. Setelah itu masukkan tulisan yang tertera ke dalam kolom lalu klik mendaftar


 fb

5. Bila sudah berhasil,akan muncul sebuah tampilan gambar yang akan memberikan instruksi untuk mencari teman atau bisa melewati langkah ini untuk melanjutkan langkah berikutnya.


fb

6. Isi informasi profil anda yang muncul seperti dibawah ini


fb

7. Pada langkah berikutnya anda akan diminta untuk menambahkan foto


fb

fb


8. Anda telah berhasil  membuat foto di profil facebook dan langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengkonfirmasi  akun facebook anda pada email.

fb

9. setelah itu akun facebook anda pun sudah jadi dan dapat diakses dari manapun.

Selasa, 10 Januari 2012

usaha berternak ikan lele

Peluang Usaha Budi Daya Ikan Lele

 


Peluang usaha budi daya ikan lele merupakan salah satu peluang usaha yang cukup  diperhitungkan saat ini. Apabila kita perhatikan banyak terdapat  penjual pecel lele yang memerlukan pasokan ikan lele setiap harinya, hal inilah yang membuat permintaan  ikan tersebut menjadi semakin tinggi di pasaran dan membuka potensi peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Ternak ikan lele relatif  lebih mudah apabila dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya seperti ikan mas atau mujair karena lebih tahan terhadap penyakit maupun kondisi lingkungan. Berikut ini adalah gambaran secara umum tentang cara budidaya ikan lele
*Pembenihan Lele.
Adalah budidaya lele untuk menghasilkan benih sampai berukuran tertentu dengan cara mengawinkan induk jantan dan betina pada kolam-kolam khusus pemijahan. Pembenihan lele mempunyai prospek yang bagus dengan tingginya konsumsi lele serta banyaknya usaha pembesaran lele.
* Sistem Budidaya
Terdapat 3 sistem pembenihan yang dikenal, yaitu :
1. Sistem Massal. Dilakukan dengan menempatkan lele jantan dan betina dalam satu kolam dengan perbandingan tertentu. Pada sistem ini induk jantan secara leluasa mencari pasangannya untuk diajak kawin dalam sarang pemijahan, sehingga sangat tergantung pada keaktifan induk jantan mencari pasangannya.
2. Sistem Pasangan. Dilakukan dengan menempatkan induk jantan dan betina pada satu kolam khusus. Keberhasilannya ditentukan oleh ketepatan menentukan pasangan yang cocok antara kedua induk.
3. Pembenihan Sistem Suntik (Hyphofisasi).
Dilakukan dengan merangsang lele untuk memijah atau terjadi ovulasi dengan suntikan ekstrak kelenjar Hyphofise, yang terdapat di sebelah bawah otak besar. Untuk keperluan ini harus ada ikan sebagai donor kelenjar Hyphofise yang juga harus dari jenis lele.
*Tahap Proses Budidaya
A. Pembuatan Kolam.
Ada dua macam/tipe kolam, yaitu bak dan kubangan (kolam galian). Pemilihan tipe kolam tersebut sebaiknya disesuaikan dengan lahan yang tersedia. Secara teknis baik pada tipe bak maupun tipe galian, pembenihan lele harus mempunyai :
Kolam tandon. Mendapatkan masukan air langsung dari luar/sumber air. Berfungsi untuk pengendapan lumpur, persediaan air, dan penumbuhan plankton. Kolam tandon ini merupakan sumber air untuk kolam yang lain.
Kolam pemeliharaan induk. Induk jantan dan bertina selama masa pematangan telur dipelihara pada kolam tersendiri yang sekaligus sebagai tempat pematangan sel telur dan sel sperma.
Kolam Pemijahan. Tempat perkawinan induk jantan dan betina. Pada kolam ini harus tersedia sarang pemijahan dari ijuk, batu bata, bambu dan lain-lain sebagai tempat hubungan induk jantan dan betina.
Kolam Pendederan. Berfungsi untuk membesarkan anakan yang telah menetas dan telah berumur 3-4 hari. Pemindahan dilakukan pada umur tersebut karena anakan mulai memerlukan pakan, yang sebelumnya masih menggunakan cadangan kuning telur induk dalam saluran pencernaannya.
B. Pemilihan Induk
Induk jantan mempunyai tanda :
- tulang kepala berbentuk pipih
- warna lebih gelap
- gerakannya lebih lincah
- perut ramping tidak terlihat lebih besar daripada punggung
- alat kelaminnya berbentuk runcing.
Induk betina bertanda :
- tulang kepala berbentuk cembung
- warna badan lebih cerah
- gerakan lamban
- perut mengembang lebih besar daripada punggung alat kelamin berbentuk bulat.
C. Persiapan Lahan.
Proses pengolahan lahan (pada kolam tanah) meliputi :
- Pengeringan. Untuk membersihkan kolam dan mematikan berbagai bibit penyakit.
- Pengapuran. Dilakukan dengan kapur Dolomit atau Zeolit dosis 60 gr/m2 untuk mengembalikan keasaman tanah dan mematikan bibit penyakit yang tidak mati oleh pengeringan.
- Perlakuan TON (Tambak Organik Nusantara). untuk menetralkan berbagai racun dan gas berbahaya hasil pembusukan bahan organik sisa budidaya sebelumnya dengan dosis 5 botol TON/ha atau 25 gr (2 sendok makan)/100m2. Penambahan pupuk kandang juga dapat dilakukan untuk menambah kesuburan lahan.
- Pemasukan Air. Dilakukan secara bertahap, mula-mula setinggi 30 cm dan dibiarkan selama 3-4 hari untuk menumbuhkan plankton sebagai pakan alami lele.
Pada tipe kolam berupa bak, persiapan kolam yang dapat dilakukan adalah :
- Pembersihan bak dari kotoran/sisa pembenihan sebelumnya.
- Penjemuran bak agar kering dan bibit penyakit mati. Pemasukan air fapat langsung penuh dan segera diberi perlakuan TON dengan dosis sama
D. Pemijahan.
Pemijahan adalah proses pertemuan induk jantan dan betina untuk mengeluarkan sel telur dan sel sperma. Tanda induk jantan siap kawin yaitu alat kelamin berwarna merah. Induk betina tandanya sel telur berwarna kuning (jika belum matang berwarna hijau). Sel telur yang telah dibuahi menempel pada sarang dan dalam waktu 24 jam akan menetas menjadi anakan lele.
E. Pemindahan.
Cara pemindahan :
- kurangi air di sarang pemijahan sampai tinggi air 10-20 cm.
- siapkan tempat penampungan dengan baskom atau ember yang diisi dengan air di sarang.
- samakan suhu pada kedua kolam
- pindahkan benih dari sarang ke wadah penampungan dengan cawan atau piring.
- pindahkan benih dari penampungan ke kolam pendederan dengan hati-hati pada malam hari, karena masih rentan terhadap tingginya suhu air.
F. Pendederan.
Adalah pembesaran hingga berukuran siap jual, yaitu 5 – 7 cm, 7 – 9 cm dan 9 – 12 cm dengan harga berbeda. Kolam pendederan permukaannya diberi pelindung berupa enceng gondok atau penutup dari plastik untuk menghindari naiknya suhu air yang menyebabkan lele mudah stress. Pemberian pakan mulai dilakukan sejak anakan lele dipindahkan ke kolam pendederan ini.
* Manajemen Pakan
Pakan anakan lele berupa :
- pakan alami berupa plankton, jentik-jentik, kutu air dan cacing kecil (paling baik) dikonsumsi pada umur di bawah 3 – 4 hari.
- Pakan buatan untuk umur diatas 3 – 4 hari. Kandungan nutrisi harus tinggi, terutama kadar proteinnya.
- Untuk menambah nutrisi pakan, setiap pemberian pakan buatan dicampur dengan POC NASA dengan dosis 1 – 2 cc/kg pakan (dicampur air secukupnya), untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tubuh karena mengandung berbagai unsur mineral penting, protein dan vitamin dalam jumlah yang optimal.
* Manajemen Air
Ukuran kualitas air dapat dinilai secara fisik :
- air harus bersih
- berwarna hijau cerah
- kecerahan/transparansi sedang (30 – 40 cm).
Ukuran kualitas air secara kimia :
- bebas senyawa beracun seperti amoniak
- mempunyai suhu optimal (22 – 26 0C).
Untuk menjaga kualitas air agar selalu dalam keadaan yang optimal, pemberian pupuk TON sangat diperlukan. TON yang mengandung unsur-unsur mineral penting, lemak, protein, karbohidrat dan asam humat mampu menumbuhkan dan menyuburkan pakan alami yang berupa plankton dan jenis cacing-cacingan, menetralkan senyawa beracun dan menciptakan ekosistem kolam yang seimbang. Perlakuan TON dilakukan pada saat oleh lahan dengan cara dilarutkan dan di siramkan pada permukaan tanah kolam serta pada waktu pemasukan air baru atau sekurang-kurangnya setiap 10 hari sekali. Dosis pemakaian TON adalah 25 g/100m2.
* Manajemen Kesehatan
budidaya ikan lelePada dasarnya, anakan lele yang dipelihara tidak akan sakit jika mempunyai ketahanan tubuh yang tinggi. Anakan lele menjadi sakit lebih banyak disebabkan oleh kondisi lingkungan (air) yang jelek. Kondisi air yang jelek sangat mendorong tumbuhnya berbagai bibit penyakit baik yang berupa protozoa, jamur, bakteri dan lain-lain. Maka dalam menejemen kesehatan pembenihan lele, yang lebih penting dilakukan adalah penjagaan kondisi air dan pemberian nutrisi yang tinggi. Dalam kedua hal itulah, peranan TON dan POC NASA sangat besar. Namun apabila anakan lele terlanjur terserang penyakit, dianjurkan untuk melakukan pengobatan yang sesuai. Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh infeksi protozoa, bakteri dan jamur dapat diobati dengan formalin, larutan PK (Kalium Permanganat) atau garam dapur. Penggunaan obat tersebut haruslah hati-hati dan dosis yang digunakan juga harus sesuai.

View :53059

Keyword Pengunjung dari Search Engine :

budidaya ikan lele, ikan lele, lele, ternak lele, cara budidaya ikan lele, ternak ikan lele, cara ternak ikan lele, cara ternak lele, budi daya ikan lele, cara beternak ikan lele